Postingan

Warta No.1 Tambah Ngawur

Menanggapi artikel Warta No.1 tentang kemiskinan . Sepertinya tim kampanye atau yang nulis artikel ini nggak ngerti konsep pengukuran kemiskinan. 2 angka kemiskinan yang pengukurannya berbeda dibandingkan mentah-mentah. Konsep $2 dolar adalah besaran yang ditentukan oleh WorldBank, yang punya kepentingan untuk menjalankan project-project pengentasan kemiskinan yang banyak diperoleh perusahaan asing...menyedihkan! Hasyim atau penulis artikel tidak ngerti bahwa pendekatan kemiskinan bukan dengan pendapatan tetapi konsumsi/pengeluaran. Nilai $2 bukan pendapatan keluarga tetapi pengeluaran per orang per hari...beda sekali kan! Sedangkan pemerintah menggunakan konsep garis kemiskinan yang didasarkan pada kebutuhan dasar minimal orang Indonesia. Lagi-lagi penulis artikel Warta No.1 menyebut keluarga dengan pendapatan kurang dari Rp 182.500 termasuk miskin. Sedangkan harusnya angka tersebut adalah pengeluaran perorang perbulan....bukan keluarga! Benar-benar payah yang nulis Warta No.1, asal ...

Prabowo Rp 20.000, Saya cukup Rp 10.000

Gambar
Image by loei88 via Flickr Dalam debat Cawapres terkahir calon wapres Pak Prabowo mengeluarkan uang kertas Rp. 20.000,- untuk menggambarkan 113juta penduduk indonesia yang pendapatannya tidak lebih dari Rp. 20.000 perhari. Memang menyedihkan. Tapi sebenarnya, waktu itu Pak Prabowo harusnya cukup keluarkan uang kertas Rp 10.000,- saja karena angka 113 juta penduduk miskin merujuk ke perhitungan Worldbank yang menggunakan $ 2 perday. Cuma $2 ini jangan dikonversi pakai kurs sekarang, karena Worldbank sendiri punya konversi sendiri, misalnya untuk tahun 2007, $1 konversinya cuma Rp 4.704,81-. Nah kalau hitungan ini benar, berita ini akan lebih menyedihkan bagi bangsa ini karena ternyata pengeluaran 113juta penduduk tidak lebih dari Rp.10,000,- perhari.

Transformers 2 Memang Dasyat

Gambar
Film ini sudah saya tunggu dan akhirnya bisa saya tonton premiere di Blitz MOI. Baru dibuka pertama kali saja, sound effect titlenya udah buat mrinding, didukung sound system di Blitz Megaplex yang memang bagus sekali sehingga efek 3D kerasa banget. Langsung detik pertama adegan kita disajikan ketegangan, dan mobil-mobil sport mewah berdatangan. Tentara pada formasi penyerbuan sesuatu yang kita juga tidak tahu. Dan benar saja, aksi robot dimulai dari sini. Transformer kali ini menyuguhkan lebih banyak adegan perkelahian dan pertempuran baik robot vs robot, robot vs mesin perang. Visual FX-nya sangat fantastis, apalagi dengan slow motion sewaktu perkelahian. Setting film ini juga keren sekali terutama di piramid Mesir dan perkampungan tua Mesir. Gambar yang disajikan sangat bagus, termasuk seksinya si Megan Fox...he he he! Inilah film favorite saya!

Polling SMS Detik Cepat Berubah

Gambar
Benar-benar aneh dan ajaib...bisa dibilang fantastis. Saya termasuk pembaca setia detikcom, setiap hari mengaksesnya. Polling SMS Capres pasti termasuk yang saya perhatikan. Seminggu yang lalu angka % pendukung sepertinya hampir sama, malahan SBY kalah. Saya sempat berpikir, poling ini bukan sebuah patokan untuk diacu untuk meramalkan pemenang pilpres Juli ini. Sebagai statistisi ini sangat bias sekali karena hanya yang punya HP dan bisa akses internet yang tahu kalau ada poling di detikcom. Tapi entah kenapa minggu ini suara SBY sangat mengungguli bu Mega dan pak JK, kenapa begitu cepatnya? Secara teori untuk meningkatkan 1% suara, harus menambah suara 27 sms dari nomor unik (asumsi jumlah sms yang masuk sekitar 270-an), dan tidak ada yang sms untuk kedua calon lainnya. Kalau lihat pengirim SMS cuma 276 mungkin saja terjadi, tetapi kecil. Kemungkinan lain SMS ini dimobilasasi oleh koalisi pendukung pak SBY karena pengalaman sebelumnya di detik polling tentang partai, sepertinya dimena...

Sedekah Yang Banyak Biar Menang Pilpres

Gambar
Judul ini mungkin kiasan pernyataan Pak JK yang menyatakan bahwa melunasi utang Rp. 5 Juta diwaktu kampanye di Solo sebagai bentuk sedekah ( detikcom ). Dan ini dianggap bukan politik uang. Wuih...saya senang sekali jika banyak Capres lebih banyak sedekah (Secara spontan) kepada rakyat kecil dari pada mengumbar kampanye lewat media cetak dan elektronik yang biayanya selangit. Lumayan lah untuk melengkapi BLT yang katanya dari utang itu. Tapi sedekah tidak boleh dari pakai uang diluar kantong si Capres, kalau ini dilanggar...bisa dihukum di neraka jahanam. Mau?

Baca Berita Detikcom Tidak Nyaman Lagi

Gambar
Detikcom adalah salah satu portal berita nomor 1 di Indonesia. Kecepatan penyampaan berita menjadi hal terdepan yang dilakukannya. Semenjak menyonsong Pemilu ini sepertinya Detikcom mendapat rejeki kampaye yang melimpah. Iklan dari ketiga capres muncul disetiap sudut halaman portal. Detikcom seolah-olah menajdi etalase iklan online. Akibatnya kenyamanan pembaca sedikit terabaikan. Lihat saja bagaimana iklan JK-Win menutupi setiap berita yang akan kita baca selama 10 menit. Setiap kita baca berita iklan ini muncul otomatis yang membuat kita harus klik tombol close di pojok iklan. Pekerjaan yang tidak nyaman bagi pecinta detik. Beginilah kalau sebuah usaha yang awalnya ingin melayani masyarakat jadi melayani pihak yang punya duit...semua mengatas namakan bisnis! Benar-benar mengecewakan!

Jangan jadi Bangsa Pencuri

Gambar
Image by uplz via Flickr Ada berita bahwa setelah Jembatan Suramadu dibuka untuk umum, banyak mur, baut, besi, dan lampu jembatan hilang. Jembatan baru penghubung pulau JAwa dan Madura ini adalah salah satu fasilitas yang sangat penting. Tetapi kenapa orang tidak berpikir jauh dengan manfaat yang akan diperoleh dari Jembatan ini. Apakah mencuri sudah menjadi kenenangan tersendiri tanpa memperdulikan orang lain. Mustinya bagi yang mencuri, Anda mustinya berpikir lebih panjang ke depan. Jembatan ini sangat penting artinya bagi perkembangan daerah baik madura maupun surbaya dan sekitarnya. Bisa jadi akan lebih banyak barang dan fasilitas yang bisa diakses, tentunya dengan kemudahan ini harga barang bisa turun karena biaya transport berkurang juga. Sadarlah....janganlah jadi bangsa yang suka mencuri...apalagi mencuri di kampung sendiri...Malu!