Monday, August 2, 2010

Jual Motor-pun Ditengah Ladang Cabai

A big basket of Chilli Padi displayed in super...Image via Wikipedia
Awalnya Desa Bugel, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo adalah desa miskin karena letaknya di pesisir pantai selatan yang umumnya tanahnya berpasir yang tidak cocok pertanian. Tetapi akhir Juli ini diadakan pesta panen raya cabai dengan acara tasyakuran. Ternyata acara ini diadakan tiap tahun sejak mulai ditemukan cara bercocok tanam cabai di lahan berpasir. Dan benar saja, ternyata biaya produksi 1 kg cabe sekitar Rp 5000,- setelah panen dijual ke pedagang laku Rp 20.000,-, berkah yang pantas disyukuri.

Yang menarik adalah rasa syukur ini ditunjukan dengan belanja barang-barang oleh petani cabe, misalnya beli sapi, kambing, alat rumahtangga dan tidak ketinggalan motor baru. Alhasil, pesta panen raya ini diwarnai panggung dangdut yang diadakan oleh delaer-dealer motor, tentunya untuk jualan motor baru. Hebat, petani bisa beli 2 motor dengan uang cash/tunai tanpa dikredit seperti di kota-kota besar. Malahan dulu sebelum ada sistem lelang cabai, dealer motor jemput bola ke ladang petani bersama pedagang cabai, jadi transaksi bisa ditengah ladang cabai. Wuih...begilah gambaran petani cabai yang bernasib mujur!

Sumber: Petani Mandiri - Panen "Sepeda Motor" di Lahan Pasir, Idha Saraswati, Kompas, 02/08/2010.
Enhanced by Zemanta

No comments:

Post a Comment